Sabtu, 15 Oktober 2011

AUDISI EVENT 14 FEBRUARI!!!

AUDISI EVENT 14 FEBRUARI!!!


Punya pengalaman pada tanggal 14 Februari??
Tidak hanya berpacaran dengan kekasih, barangkali hari itu adalah hari yang kamu benci, hari apesmu.
Ceritakan pengalamanmu pada hari itu dalam bentuk Flash Fiction (FF), yuukk!!

Ketentuan :
1.   Kisah nyata pada tanggal 14 Februari.
2.   Bergabung dengan grup “ANTOLOGI ES CAMPUR”. Ini linknya http://www.facebook.com/groups/107270029373005/

3.   Ditulis dalam wall grup “ANTOLOGI ES CAMPUR”. Tulisan maksimal 200 kata.
4.   Tulis dengan subjek : Pengalaman-Nama-Judul FF.
Contoh : pengalaman-Anisa Ae-Pink, Sebelum menulis atau memosting FF di wall.

5.   Posting note ini beserta FF-mu ke 25 temanmu termasuk AnisaAe Kepompong. link (http://www.facebook.com/profile.php?id=100001001795660).

6.   Dead Line sampai 20 Oktober 2011.
7.   Pengumuman FF terbaik tanggal 17 November 2011.
8.   150 karya terbaik akan dibukukan secara indie jadi tak ada royalty.
9.   2 naskah terbaik mendapat 1 buku bukti terbit.
10.   Hal-hal yang kurang dimengerti bisa ditanyakan di grup.^^

Yuuk..yuuk… ikutan yukk!!! :D

Lomba di WR

Lomba Puisi Award Writing Revolution




TEMA: Ekspresikan Dirimu dengan Puisi

Deadline: 20 Oktober, pukul 22.00 WIB

Syarat  dan ketentuan:
  1. Terbuka untuk umum dan anggota Writing Revolution.
  2. Bersifat perorangan, masing-masing peserta hanya boleh mengirim SATU PUISI.
  3. Puisi ditulis di Catatan/Note Faceboknya kemudian Tag minimal 20 teman dan juga cantumkan informasi ini di bagian bawah puisinya.
  4. Tulis di bagian judul Catatannya "Puisi Award WR-Judul Puisi". 
  5. Kemudian copas link/tautan catatan puisinya beserta judul puisi ditambah biodata singkat (bentuk narasi/deskripsi) ditulis dalam kotak pesan (inbox) lalu kirim ke email: lombapuisi_wr@yahoo.co.id
  6. Penentuan 10 Nominator berdasarkan dukungan (LIKE/SUKA) terbanyak, kemudian akan dinilai untuk menentukan 5 Puisi Pemenang.
  7. 5 Puisi Pemenang mendapat beasiswa Sekolah Menulis Puisi Online (SMPO) Writing Revolution dan puisinya dimasukan dalam antologi Pilihan Writing Revolution 2011.
  8. Tentang SMPO WRITING REVOLUTION info lengkap  klik: http://menulisdahsyat.blogspot.com/2011/03/sekolah-menulis-puisi-online-smpo-harga.html#more
  9. Koordinator lomba: Anung D'Lizta, Fitri Wiradarya dan Nurjannah Jaimbu

    INFO CERPEN AWARD WR BULAN NOVEMBER

  10. Syarat dan Ketentuan:
  11. Terbuka untuk anggota WR dan umum, GRATIS.
  12. Tema cerpen bebas, tidak mengandung unsur pornografi dan bebas dari sensitivitas isu  SARA.
  13. Masing-masing peserta hanya boleh mengikutkan 1 CERPEN TERBAIKNYA, yang belum pernah dipublikasi atau diikutkan lomba dan ditulis pada bulan Oktober dan November 2011 (dengan mencantumkan tanggal penulisan di bagian akhir cerpennya).
  14. Cerpen ditulis di NOTE/catatan FB lalu sebarkan sebanyak-banyaknya ke teman dan kenalannya.
  15. Tulis di judul NOTE-nya: CERPEN AWARD WR: JUDUL CERPEN
  16. Tulis di kotak email (inbox)  biodata singkat+judul cerpen+ link NOTE Cerpen Awardnya lalu kirim ke email: cerpen_award@yahoo.co.id 
  17. Koordinator lomba Dhoifurrohmaniyah Thelonelyfairy dan Nyi Penengah Dewanti.
  18. HARUS mencantumkan LOGO Writing Revolution di NOTE/CATATAN Cerpen Awardnya, caranya: klik link ini lalu klik kanan (Save Image as): https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJGVw2JaeZVYYEisLhb8E-rqE_pYcgoomm0ITWhLtGLluepubhOjZizFS4lSj1pG6YaJ27zPQu2i3JM8q-2mB3KKt9v-iLT_DuKtj7pqjUX3zxqeqOh4svhUKpLqRoCDtuPJg3YtJOuejq/s1600/Logo+Writing+Revolution.jpg
  19. Silakan sebar informasi ini sebanyak-banyaknya kepada teman dan kenalan FB kamu.

Prosedur Penilaian:
  • Lima Nominator dipilih dinilai berdasarkan "suka/like" dan "komentar" terbanyak dari pembaca.
  • Kemudian dipilih satu orang Pemenang Utama dan dua orang Pemenang Favorit.
  • Batas akhir lomba dan pemberian dukungan sampai tanggal 27 November 2011 pukul 23.59 WIB.
  • Silakan cari dukungan sebanyak-banyaknya.
  • Tujuan lomba ini adalah menumbuhkan keberanian peserta mempublikasikan karyanya.

Hadiah:
  • Pemenang Utama mendapatkan hadiah uang Rp 150.000 dan Pemenang Favorit mendapatkan beasiswa SMCO
  • Semua pemenang mendapatkan e-sertifikat.
  • Cerpen pemenang  akan dibukukan dalam antologi Cerpen Award Writing Revolution.

Sponsor
  • Sponsor Lomba CERPEN AWARD ini: Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO), info lebih lengkap silakan klik: http://menulisdahsyat.blogspot.com/2011/03/sekolah-menulis-cerpen-online-smco.html#more

    AUDISI TRUE STORY OF JOMBLO

    oleh Nasta'in Achmad pada 15 Oktober 2011 jam 20:16

     
  • DL 05 November 2011
  • 25 kisah terpilih akan dibukukan dan penulis mendapat royalti, perjanjian menyusul.
Syarat dan Ketentuan:
  • Terbuka untuk anggota Writing Revolution dan umum, yang masih lajang alias jomblo GRATIS.
  • Tema: "STATUS" GALAU PARA JOMBLO, kisah sejati bagi para jomblo yang berjuang keras menghadapi berbagai tantangan hidup seperti jatuh bangun membangun cinta, merintis karier, menempuh pendidikan, dilema "menuruti keinginan" orang tua terhadap pilihan hidup (pendidikan, cinta dan pekerjaan) dan semua hal yang berkaitan dengan perjuangan hidup seorang jomblo untuk eksistensinya.
  • Kisah ini harus kisah sejati yang dialami sendiri yang dapat memberikan pelajaran hidup yang berharga bagi pembacA.
  • Panjang naskah 4-6 halaman spasi dua, ukuran kertas A4, margin 3 cm/1,18 inci semua sisi. Biodata narasi maksimal 100 kata ditulis di bagian akhir tulisan.
  • Masing-masing peserta hanya boleh mengikutkan 1 CERPEN TERBAIKNYA, yang belum pernah dipublikasi atau diikutkan lomba.
  • Tulisan dikirim dalam attach file/lampirkan file ke email: antologijomblo@yahoo.co.id 
  • Koordinator audisi: Wahyu Ekasari Nugraheni Sari, Sherlly 'Ken Anaqah Hamidah dan Ugahari Nurul Utami.
  • Silakan sebar informasi ini sebanyak-banyaknya kepada teman dan kenalan FB kamu.
  • Terdaftar sebagai anggota Grup Penulis Jomblo Bahagia (Pejoba) klik di sini: http://www.facebook.com/groups/283284648356058/SponsorSekolah Menulis Cerpen Online (SMCO), info lebih lengkap silakan klik di sini: http://menulisdahsyat.blogspot.com/2011/03/sekolah-menulis-cerpen-online-smco.html#more

CERPEN OF THE MONTH

CERPEN OF THE MONTH





Mulai Oktober 2011, anggota group UNSA dipersilahkan mengirim cerpen dengan tema bebas, maksimal 6 - 10 halaman, kertas A4, 2 spasi. Cerpen belum pernah diterbitkan dalam bentuk buku atau tidak pernah dipublikasikan pada media manapun, dan setiap bulan akan dipilih 1 cerpen sebagai "Cerpen Of the Month", akan mendapat honor Rp 100ribu. cerpen terpilih menjadi hak milik UNSA, dilarang untuk diterbitkan atau dipublikasikan dalam bentuk apapun. Semua cerpen terpilih nantinya akan diterbitkan sebagai "Kumcer UNSA" setelah terkumpul 12 cerpen selama 1 tahun. Lalu dari 12 cerpen tersebut akan dipilih 1 cerpen sebagai "Cerpen Of The Year" akan menerima Piala dan uang tunai Rp 300rb, serta judul cerpen akan menjadi judul buku kumcer tahunan UNSA. Silahkan naskah dikirim via email : unsa27@yahoo.com , dengan nama subyek : Cerpen Of the Month - "NAMA BULAN", dengan mencantumkan biodata berupa nama pena, nama asli, foto, alamat lengkap, no.hp, no. rekening bank, dan juga menyebutkan karya-karya yang pernah diterbitkan, atau prestasi di dalam dunia menulis. lengkapi juga pernyataan bahwa naskah tersebut adalah asli hasil karya anda.
* 1 peserta hanya boleh mengirim 1 cerpen setiap bulan.


1 peserta 1 cerpen setiap bulan.



*waktu pengumuman pemenang "cerpen of the month" adalah setiap minggu pertama bulan berikutnya.


Mari Berkarya Bersama GROUP UNSA !

TINTA EMAS NAGARI Ngadain LOMBA

TINTA EMAS NAGARI Ngadain LOMBA




Pameran Karya UKMP 2011 “Tinta Emas Nagari” menantang Anda sebagai penulis muda dalam lomba menulis KITAB UKMP dengan tiga jenis tulisan:
1.     Fiksi (CERPEN)
2.     Jurnalistik (ESAI)
3.     Ilmiah (artikel ilmiah/gagasan tertulis)

SYARAT:
-         Diketik dengan huruf Times New Roman, 12 pt, spasi 1 ½.
-         Jumlah halaman bebas.
-         TEMA BEBAS.
-         Karya dikumpulkan dalam bentuk soft copy dan hard copy.
-         Deadline pengiriman karya tanggal 21 Oktober 2011.
-         Karya bisa dikirimkan ke email: annysadwic@yahoo.com. Atau langsung dikirim ke Balai Penulis Muda UKMP.
-         Bisa memilih satu jenis karya atau lebih untuk dikirimkan (sebanyak-banyaknya).
-         Tidak dipungut biaya apapun.(GRATIS)
-         Yang terpilih menjadi pemenang akan mendapatkan SERTIFIKAT dan HADIAH MENARIK.
-         Semua karya yang masuk akan dipilih karya terbaik dan dibukukan dalam KITAB UKMP.

Mari Penulis Muda, tunjukkan eksistensimu dengan karya! :)

Cp:    Bahauddin (085646643145)
Vryda Eka (085755980660)
Annysa Dwi Cahyani (089680675616)

lomba cerpen bertemakan "BATIK"

lomba cerpen bertemakan "BATIK"




                                Lomba Menulis Cerpen Bertemakan”BATIK”
                Batik sudah diakui oleh dunia bahwa batik adalah milik negara Indonesia. Untuk itulah, saya mengajak teman-teman untuk menulis cerita tentang BATIK . simak yuk syaratnya :
1.       Warga Negara Indonesia
2.       Tuliskan cerita seru, sedih, dll
3.       Kirim ke erickeroncong@yahoo.com subyek: BATIK
4.       Kirim sinopsis singkat diakhir cerita
5.       Diakhir cerita harus ada solusi penyelesaian, loh...
6.       TNR 12 sapsi 1,5 min.3 hal; max.4 hal yang bertemakan”BATIK”
7.       Lomba ini dibuka mulai 28 September 2011 dan berakhir 20 Oktober 2011
8.       Info lomba mohon di tag ke teman-teman FB yang lainnya sebanyak-banyaknya
9.       Akan dipilih 15 cerita pendek yang akan dibukukan.
10.   Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.
11.   Naskah yang tidak lolos masih hak penulis.
12.   Dicari 3 naskah terbaik dari 15 naskah yang lolos berhak mendapatkan :
Juara I : Rp. 50 ribu + pulsa elektrik
Jauar II: Rp. 25 rb + pulsa elektrik
Juara III : Rp 20 Rb + pulsa elektrik
13.   Juri  I : Penulis Novel terbitan Divapress 2011
Juri II : Anggota FLP Probolinggo

Dimohon kerjasamanya....

PUISI untuk KSI AWARD 2011

PUISI untuk KSI AWARD 2011





PUISI untuk KSI AWARD 2011
oleh Kurnia Effendi pada 22 September 2011 jam 22:09

Penghargaan Sastra

‘KSI Awards’ 2011


Bulan Desember 2011 Komunitas Sastra Indonesia (KSI) berusia 15 tahun. Untuk memaknai usia yang sudah cukup dewasa itu, kami akan memberikan KSI Awards kepada penyair yang puisinya dinilai terbaik oleh sebuah Tim Juri. Penghargaan -- berupa uang tunai dan piagam penghargaan -- tersebut akan diserahkan pada malam pembukaan Kongres KSI yang akan diadakan di Jakarta pada bulan Januari 2012.


Syarat-syarat bagi calon peraih KSI Awards adalah sbb.

1. Terbuka bagi semua penyair yang aktif atau pernah aktif di suatu komunitas sastra di Indonesia dan luar negeri, tanpa dibatasi usia dan tempat tinggal.

2. Mengirimkan 5 puisi terbaru (ciptaan tahun 2010-2011) yang belum pernah dipublikasikan dan belum pernah dibukukan.

3. Tema puisi bebas, diutamakan yang bernuansa lokal, atau kesan puitik tentang situasi kota tempat tinggal penyair.

4. Naskah puisi, disertai biografi singkat dengan menyebutkan komunitas sastra yang pernah diikuti, dan foto diri, dikirimkan melalui email ke ksastraindonesia@yahoo.co.id, CC ke shobir_ksi@yahoo.co.id, bwdwidi@yahoo.com, dan ahmadun.yeha@gmail.com.

5. Naskah harus sudah sampai ke email tersebut di atas (Panitia) paling lambat 30 Oktober 2011 pukul 12.00 WIB.

6. Dewan Juri akan memilih satu puisi “Juara Utama” yang berhak menerima KSI Awards 2011, empat “Puisi Unggulan” penerima penghargaan “Karya Terpuji”, serta 95 puisi pilihan untuk dibukukan bersama karya-karya para “Penyair Tamu” yang dipilih oleh Panitia Kongres.

7. Para pemenang akan diundang ke Jakarta untuk menerima Penghargaan yang akan diserahkan pada malam pembukaan Kongres KSI 2012, di Jakarta, pada bulan Januari 2012.


Selamat berkarya terbaik untuk meraih KSI Awards 2012.


Jakarta, 17 September 2011

PANITIA KSI AWARD 2011

lomba kompasiana...




DL Sept 2011 - Aug 2012 Kompasiana

Gunung berapi adalah ironi. Letusannya mematikan, sekaligus menghidupi. Diberkahi kesuburan tanah karena abu vulkanik ratusan gunung berapi yang berjajar, hingga dijuluki Zamrud Khatulistiwa. Nusantara adalah negeri yang retas karena dililit Cincin Api Pasifik.

Selama kurun waktu satu tahun ke depan, Harian KOMPAS, KOMPAS.com dan KOMPASTV akan menggali keunikan alam Indonesia dalam Ekspedisi Cincin Api Kompas. Bertolak dari Tambora dan berakhir di Mentawai.
KOMPAS mengajak para Kompasianer untuk ikut terlibat dalam ekspedisi ini dengan menuliskan pengalaman dan ulasannya terkait cincin api. Kegiatan berlangsung selama setahun, memperebutkan hadiah dwi-bulanan berupa iPad 2, BlackBerry Gemini dan Samsung Galaxy Mini.

Teknis

Kompasianer menayangkan tulisan di www.kompasiana.com dengan menyantumkan tag “cincinapi” (tanpa tanda kutip) mulai September 2011 hingga Agustus 2012. Setiap dua bulan sekali, Kompasiana akan mengumumkan tiga tulisan terbaik. Tulisan bisa berbentuk pengalaman, reportase ataupun ulasan atau opini seputar cincin api. Meliputi potensi, keindahan dan ancaman gunung berapi, bencana alam vulkanik maupun tektonik, serta tradisi dan kebudayaan masyarakat terkait keberadaan gunung berapi.

Jadwal dan Hadiah

Periode 1: September-Oktober 2011
  • Periode 2: November-Desember 2011
  • Periode 3: Januari-Februari 2012
  • Periode 4: Maret-April 2012
  • Periode 5: Mei-Juni 2012
  • Periode 6: Juli-Agustus 2012
Hadiah per periode:
  • Tulisan Terbaik 1: Satu unit Apple iPad 2
  • Tulisan Terbaik 2: Satu unit BlackBerry Gemini
  • Tulisan Terbaik 3: Satu unit Samsung Galaxy Mini
  •  
Informasi lengkap lihat di Kompasiana.com

MENGASAH KECERDASAN EMOSI LEWAT MENULIS

MENGASAH KECERDASAN EMOSI LEWAT MENULIS




1.      Pengertian Menulis
Setiap orang pasti pernah menulis dan memerlukan kegiatan menulis dalam hidupnya. Entah sekadar membuat catatan, atau memang menulis untuk menuangkan ide dan pemikirannya untuk dibagikan kepada pembaca. Lantas, menulis seperti apa sesungguhnya yang dapat dibagikan kepada pembaca? Menurut Tarigan (Hasani, 2005:1) “Menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang, sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan grafik tersebut”. Pengertian menulis tersebut masih sederhana karena hanya terbatas pada penurunan lambang-lambang bahasa.
Syamsudin (Hasani, 2005:1) berpendapat bahwa “Menulis adalah aktivitas seseorang dalam menuangkan ide-ide, pikiran, dan perasaan secara logis dan sistematis dalam bentuk tertulis sehingga pesan tersebut dapat dipahami oleh para pembaca.” Dari definisi ini, dapat kita ketahui bahwa dalam menulis, seseorang akan menuangkan ide, pikiran, dan perasaan, bukan sekadar penurunan lambang bahasa seperti yang disebutkan dalam definisi sebelumnya.
Hasani (2005:2) menambahkan, “Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung.” Berdasarkan definisi yang disebutkan Hasani ini, dapat disimpulkan bahwa menulis adalah sebuah keterampilan untuk berkomunikasi secara tidak langsung. Berarti antara komunikator dan komunikan tidak berada di tempat yang sama dan memerlukan media untuk memperlancar komuikasinya tersebut. Media yang dimaksud adalah tulisan.
Dari ketiga definisi tersebut, penulis dapat menyimpulkan bahwa menulis merupakan kegiatan menuangkan ide-ide, gagasan, perasaan, melalui lambang bahasa dan merupakan sebuah keterampilan untukberkomunikasi secara tidak langsung yang dapat dipahami pembaca. Dengan demikian,menulis merupakan kegiatan yang produktif dan ekspresif, sehingga penulis harus mampu memanfaatkan kemampuan dalam menggunakan tata tulis, struktur bahasa, dan kosakata.



2.      Pengertian Kecerdasan Emosi
Kecerdasan emosional merupakan suatu konsep baru yang sampai saat ini belum ada definisi yang baku untuk dapat menerangkannya. Telaah mengenai arti kecerdasan emosional biasanya terkait dengan kemampuan seseorang dalam menggunakan aspek pikiran dan emosi untuk memecahkan berbagai masalah kehidupan (Seca Pramana, 1999). Salovey dan Mayer tahun 1990 menerangkan bahwa terdapat kualitas-kualitas emosional yang penting bagi keberhasilan; di antaranya adalah empati, mengungkapkan dan memahami perasaan, pengendalian amarah, kemandirian, kemampuan memecahkan masalah pribadi, ketekunan, kesetiakawanan, keramahan dan sikap hormat (Shapiro, 1999).  Sedangkan dalam pengertian Goleman kecerdasan emosional tampaknya lebih ditujukan pada upaya mengenali, memahami dan mewujudkan emosi dalam porsi yang tepat. Hal lain yang juga penting dalam kecerdasan emosional ini adalah upaya untuk mengelola emosi agar terkendali dan dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah kehidupan terutama yang terkait dengan hubungan antarmanusia. (Rostiana,1997). Reuven Baron (dalam Goleman, 2000) berpendapat bahwa kecerdasan emosional adalah serangkaian kemampuan pribadi, emosi, dan sosial yang mempengaruhi seseorang untuk berhasil dalam mengatasi hambatan dan tekanan lingkungan.
Shapiro (1999) menjelaskan bahwa kecerdasan emosional sangat berhubungan dengan berbagai hal yaitu perilaku moral, cara berfikir yang realistik, pemecahan masalah, interaksi sosial, emosi diri, dan keberhasilan baik secara akademik maupun pekerjaan. Secapramana (1999) mengemukakan kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk mengenali, mengolah dan mengontrol emosi agar seseorang mampu berespon secara positif terhadap setiap kondisi yang merangsang munculnya emosi-emosi tersebut. Kesimpulannya bahwa kecerdasan emosional merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengenali, mengelola dan mengendalikan emosi pada diri sendiri, memahami perasaan orang lain, menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, pemecahan masalah, serta berpikir realistis sehingga mampu berespon secara positif terhadap setiap kondisi yang merangsang munculnya emosi-emosi tersebut.



Aspek-aspek Kecerdasan Emosional
Menurut Salavey dan Mayer, ada lima aspek dalam kecerdasan emosional (dalam Goleman, 2000) yaitu:
a. Mengenali emosi diri, merupakan inti dan dasar dari kecerdasan emosional yaitu kemampuan untuk memantau perasaan dari waktu ke waktu bagi pemahaman diri dan kemampuan mengenali perasaan sewaktu perasaan itu terjadi.
b. Mengenali emosi diri yaitu kemampuan untuk menguasai perasaannya sendiri agar perasaan tersebut dapat diungkap dengan tepat. Orang tidak mampu mengelola emosinya akan terus menyesali kegagalannya sedangkan mereka mampu mengelola emosinya akan segera bangkit dari kegagalan yang menimpanya.
c. Memotivasi diri sendiri yaitu kemampuan untuk mengendalikan diri dan menahan diri terhadap kepuasan sesaat untuk tujuan yang lebih besar, lebih agung dan lebih menguntungkan.
d. Mengenali emosi orang lain, yaitu kemampuan menangkap sinyal-sinyal sosial yang tersembunyi, yang mengisyaratkan apa yang dibutuhkan atau dikehendaki oleh orang lain.
e. Membina hubungan dengan orang lain yaitu kemampuan seseorang untuk membentuk hubungan, membina kedekatan hubungan, meyakinkan, mempengaruhi dan membuat orang lain nyaman, serta dapat terjadi pendengar yang baik.

Tidak berbeda dengan aspek-aspek kecerdasan emosional tersebut,  Goleman (2000) mengemukakan  aspek kecerdasan emosional yaitu:

a. Kesadaran diri, yaitu kemampuan seseorang untuk mengetahui apa yang ia rasakan pada suatu saat dan menggunakannya untuk memandu dalam pengambilan keptuusan bagi diri sendiri.
b. Pengaturan diri yaitu kemampuan seseorang menangani emosinya sendiri sehingga berdapak positif terhadap pelaksanaan tugas, peka terhadap kata hati, sanggup menunda kenikmatan sebelum tercapainya suatu sasaran, dan mampu pulih kembali dari tekanan emosi.
c. Motivasi diri, kemampuan menggunakan hasrat yang paling dalam untuk menggerakkan dan menuntun menuju sasaran, mampu mengambil inisiatif dan bertindak secara efektif serta mampu bertahan menghadapi kegagalan dan frustrasi.
d. Empati yaitu kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, menumbuhkan hubungan saling percaya dan mampu menyelaraskan diri dengan berbagai tipe orang.
e. Keterampilan sosial yaitu kemampuan untuk mengendalikan emosi dengan baik ketika berhubungan sosial dengan cermat dapat berinteraksi dengan lancar, menggunakan ketrampilan ini untuk mempengaruhi, memimpin, bermusyawarah, menyelesaikan permasalahan dan bekerja sama dengan tim.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosi adalah kemampuan seseorang yang meliputi kecerdasan intrapribadi; kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi diri, dan empati, serta kecerdasan interpribadi yang berupa keterampilan sosial dalam membina hubungan dengan orang lain.

3.      Peningkatan Kecerdasan Emosi melalui Kegiatan Menulis
a.      Menulis Melalui Teks: Penularan Emosi

Teks dapat memuat emosi kita. Teks dapat menularkan emosi kita. Ringkasnya, teks dapat membagikan perasaan kita ketika perasaan tersebut memendam sesuatu yang dirasakan. Memang, teks tidak secara utuh dan total mengalirkan pelbagai rasa yang dialami si pencipta teks. Teks hanya dapat menggambarkan. Namun, sekali lagi, keuntungan teks bagi seorang penulis adalah teks akan membantunya untuk merekam sesuatu yang dia alami, yang dia rasakan, dalam bentuk yang terus bergerak dan tidak mati.
Teks juga dapat memudahkan seseorang merekam apa saja dan mengungkapkan apa saja. Teks membebaskan seseorang untuk berbuat sekehendak hatinya. Tidak sebagaimana medium lain, teks dengan cerdik dapat membawa seorang penulis untuk memperbaiki berkali-kali apa yang ingin dia tuliskan.

b.                              Menulis Dapat Melatih Kejujuran
Bagaimana kita mengukur sebuah kejujuran? Apabila kejujuran dikaitkan dengan kegiatan menulis, ada kemungkinan kita dapat mengukur soal kejujuran ini dari seberapa jauh seorang penulis tidak menjiplak atau menelan mentah-mentah gagasan orisinal orang lain. Menuliskan rasa marah, harapan, ketakutan, kecemburuan, bisa mencegah kita dari menguburkan emosi kita dalam-dalam, yang menyebabkan emosi itu sulit diraih kembali. Penggunaan huruf besar, tanda seru, atau kata sifat saat menulis buku harian merupakan cara kita berteriak tanpa harus membangunkan tetangga. Dengan menulis, kita dapat sangat jujur menyatakan tentang apa yang sesungguhnya kita rasakan karena kita tidak peduli dan tidak memikirkan siapa yang akan membaca tulisan kita. Bila hal ini dilakukan terus-menerus, dapat melatih kita untuk senantiasa jujur, paling tidak jujur terhadap perasaan diri sendiri.

c.                               Menulis Menyehatkan emosi
Menulis dapat menjadikan diri lebih sehat sebab ada kemungkinan tekanan-tekanan yang mendera jiwa sudah agak berkurang. Berkat menulis juga kita punya “bahan-bahan” tulisan yang unik, yang berbeda dengan yang dimiliki oleh penulis lain. Berkat menulis juga kita lebih siap untuk menunjukkan kepada siapa saja tentang hal-hal berharga yang kita punya.

d.      Mengelola Kepercayaan yang Mengekang dan Tidak Tepat
Menulis dapat menjadi alat penyaring yang sangat hebat sehingga apa saja yang masuk ke dalam diri kita dapat kita peras dan pilih yang terbaik serta cocok dengan diri kita. Menulis dapat membantu diri kita untuk tidak terpengaruh kepada dogma dan doktrin yang menekan. “Menulis bagi diri sendiri” adalah konsep menulis yang dapat membebaskan diri kita dari segala kekangan untuk menampilkan karakter diri kita. Tanpa mesti merasa takut akan penilaian orang lain atau doktrin-doktrin tentang kebakuan menulis. Dengan menulis bagi diri-sendiri, dapat membebaskan kita untuk menjadi diri sendiri. Lama-kelamaan apabila hal ini terus dilakukan akan dapat berdampak pula pada kemampuan diri kita dalam melepaskan diri dari kekangan atas doktrin-doktrin yang mengekang tersebut.



e.       Mengendalikan rasa takut
Tidak ada rasa takut yang perlu dimunculkan pada saat kita berlatih menulis. Diri kita sendirilah yang menentukan segalanya. Kita bebas menulis apa saja. Bahkan kita bebas untuk menggali secara dalam hal-hal “buruk” yang ada di dalam diri kita yang sudah tersimpan lama. Apabila kita berhasil menggali segala keburukan diri kita, bisa jadi diri kita akan lebih lega menerima segala kelemahan kita. Di samping itu, kita juga dapat langsung membuang (dengan membakar atau merusak) tulisan kita itu dan mengisi diri kita dengan hal-hal baru yang lebih bermanfaat bagi pengembangan diri kita.

4.      Kesimpulan
Berdasarkan pemaparan tersebut,dapat disimpulkan bahwa menulis adalah kegiatan menuangkan ide-ide, gagasan, perasaan, melalui lambang bahasa dan merupakan sebuah keterampilan untukberkomunikasi secara tidak langsung yang dapat dipahami pembaca. Dengan demikian,menulis merupakan kegiatan yang produktif dan ekspresif, sehingga penulis harus mampu memanfaatkan kemampuan dalam menggunakan tata tulis, struktur bahasa, dan kosakata.
Sedangkan kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang yang meliputi kecerdasan intrapribadi; kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi diri, dan empati, serta kecerdasan interpribadi yang berupa keterampilan sosial dalam membina hubungan dengan orang lain. Kecerdasan intrapribadi dan Interpribadi tersebut, dapat diasah dengan melakukan kegiatan menulis.
Penuangan ide, pikiran, perasaan  yang sungguh terdapat dalam diri penulis, dapat menjadikan penulis  merasa lebih lepas dan bebas dari beban atau sesuatu yang terasa mengganjal. Dalam menulis, seseorang juga dapat melatih kejujuran, menuangkan rasa takut, kesedihan, dan perasaan-perasaan lain, sehingga orang tersebut memiliki kesadaran diri dalam mengendalikan emosi pribadi. Selain itu, ia juga dapat membina hubungan dengan orang lain secara lebih baik karena melalui tulisannya, sebenarnya ia telah melakukan komunikasi dan kontak secara tidak langsung dengan pembacanya. Hal tersebut berarti dengan melakukan kegiatan menulis, seseorang dapat mengasah kecerdasan emosionalnya.



Sumber:

Goleman, Daniel (terjemahan: T. Hermaya). 2001. Emotional Intelligence Kecerdasan Emosional Mengapa EI Lebih Penting Daripada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Hernowo, 2003. Quantum Writing Cara Cepat Nan Bermanfaat untuk Merangsang Munculnya Potensi Menulis. Bandung: MLC

_______ , 2004. Main-main dengan Teks Sembari Mengasah Potensi Kecerdasan Emosi. Jakarta: Kaifa

http://www.masbow.com/2009/08/kecerdasan-emosional.html

www.google.com

Alamat Email Media (copy-paste from LakonHidup) ::GrupCerpenKoranMinggu::

Alamat Email Media (copy-paste from LakonHidup) ::GrupCerpenKoranMinggu::




BERIKUT alamat-alamat email redaksi koran, majalah, jurnal dan tabloid yang menerima kiriman cerpen. Anda yang mengetahui info terkini terkait alamat-alamat email redaksi dimohon bantuannya dengan menuliskannya pada komentar Anda.
Selamat Menulis Kreatif!

1. Republika
sekretariat@republika.co.id
2. Kompas
opini@kompas.com, opini@kompas.co.id
3. Koran Tempo
ktminggu@tempo.co.id
4. Jawa Pos
dos@jawapos.co.id, editor@jawapos.co.id
5. Suara Merdeka
triwikromo@yahoo.com
6. Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com
7. Suara Karya
amiherman@yahoo.com
8. Jurnal Nasional
tamba@jurnas.com
9. Jurnal Bogor
donyph@jurnas.com
10. Seputar Indonesia
donatus@seputar-indonesia.com
11. Pikiran Rakyat
khazanah@pikiran-rakyat.com
12. Kedaulatan Rakyat
redaksi@kr.co.id
13. Sinar Harapan
redaksi@sinarharapan.co.id
14. Tribun Jabar
cerpen@tribunjabar.co.id
15. The Jakarta Post (English)
editorial@thejakartapost.com
16. Surabaya Post
redaksi@surabayapost.info
17. Lampung Post
lampostminggu@yahoo.com
18. Bangka Pos
redaksi@bangkapos.co.id
19. Riau Pos
info_xpresi@yahoo.com
20. Sumut Pos
redaksi@hariansumutpos.com
21. Global Medan
tejapurnama@yahoo.com
22.  
Berita Pagi
huberitapagi@yahoo.com
23. Padang Ekspres
redaksi@padangekspres.co.id
24. Jurnal Cerpen
jurnalcerpen@yahoo.com
25. Majalah Horison
horisoncerpen@centrin.net.id, horisonpuisi@centrin.net.id,  horisonesai@centrin.net.id dan kakilangit@centrin.net.id (khusus memuat karya-karya pelajar setingkat SMA)
26. Majalah Sabili
elkasabili@yahoo.co.id
27. Majalah Ummi
kru_ummi@yahoo.com
28. Majalah Femina
kontak@femina-online.com, kontak@femina.co.id
29. Majalah Story
story_magazine@yahoo.com
30. Tabloid Nova
nova@gramedia-majalah.com

CONTOH PENGANTAR PENGIRIMAN
[1] Ada contoh bagus dari almarhum Kuntowijoyo, yang dicuplik pengasuh Horison pada cover majalah itu, Mei 2005.
Assalamu’alaikum w.w.
Redaksi Horison Yth.
Bersama ini saya kirimkan naskah “Maklumat Sastra Profetik”, meskipun terlalu panjang untuk format majalah. Karena itu, mohon jangan merasa di-faith accompli dan dipaksakan pemuatannya. Anggap saja kiriman ini sekadar sebagai pemberitahuan bahwa saya sudah menuliskannya.
Semua itu saya kerjakan, karena saya terlanjur dikabarkan—terutama lewat Horison—sebagai penganjur Sastra Profetik. Dan saya merasa “berdosa” kalau tidak saya kirim ke Horison terlebih dahulu. Sekali lagi, jangan segan-segan untuk TIDAK MEMUAT.
Mohon berita lewat telepon 0274-881-xxx, terutama selepas pukul 8:00 malam.
Wassalamu’alaikum w.w.
Yogyakarta, 1 Februari 2005
Kuntowijoyo

[2] Ahmadun Yosi Herfanda, (mantan) Redaktur Sastra Republika, pernah menulis begini,
“Berhubung ada perubahan disain dan ukuran huruf untuk rubrik Sastra, maka para penyumbang naskah harap memperhatikan hal-hal sbb.
[a] Panjang naskah Cerpen dan Esei antara 7-8000 karakter (with space), diketik dengan program MSWord, dan tiap judul naskah dalam satu file.
[b] Untuk kolom Oase diutamakan sajak-sajak pendek, panjang tiap sajak tidak lebih dari satu layar MSWord (2-5 bait pendek).
[c] Dalam sekali kirim minimal enam judul sajak, dan dikemas dalam satu file, disertai biografi singkat dan foto diri close up bergaya santai.
[d] Semua naskah harus dikirim melalui email dengan sistem attachments ke sekretariat@republika.co.id ditujukan ke Redaktur Sastra, dan lampiri nomor rekening bank untuk pengiriman honor.
[e] Naskah-naskah yang tidak memenuhi prosedur di atas tidak akan diperhatikan. Terima kasih.

BELAJAR MENJARING IDE

BELAJAR MENJARING IDE


BELAJAR MENJARING IDE
Banyak cara yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan ide. Ada yang jongkok berlama-lama di kamar mandi sambil merokok sampai mendapatkan ide cemerlang. Ada yang pergi jauh-jauh ke desa terpencil untuk menyepi. Ada yang melamun, sambil menatap kertas putih di hadapannya atau halaman putih di layar komputer sambil jarinya mengetuk-ngetuk menja. Tidak ada yang salah dengan semua cara itu. Semua orang punya cara unik untuk mendapatkan ide.
Semua cara di atas punya kesamaan. Kita menunggu sampai ide itu datang. Kalau cepat datang sih ok. Tetapi kalau kereta idenya mogok entah dimana, proses menunggu ini bisa sangat lama. Tentunya Anda tidak akan segera berproduksi. Padahal di sekitar Anda bertebaran ide-ide. Anda mungkin melewatkannya.

Sempatkan diri Anda untuk membaca lebih banyak. Sediakan waktu khusus untuk membaca, sedikitnya 30 menit sehari. Baca apa saja. Majalah, koran, buku, novel, roman, sastra. Apa saja yang menarik perhatian Anda. Semua yang Anda baca bisa menjadi ide.
Berjalan-jalanlah. Perhatikan lingkungan Anda. Kegiatan sepele seperti berjalan-jalan bisa mendatangkan ide.

Tunggu ! Mungkin Anda protes, "Saya sudah membaca ratusan buku, majalah, koran, apa saja yang bisa saya bisa. Bahkan kertas bungkus gorengan pun saya buka dan saya baca. Saya juga sudah melanglang buana kemana saja. Tidak ada sejengkal tanahpun yang belum saya injak-injak. Tetapi kenapa saya tetap sulit mendapatkan ide?"

Jawabannya sederhana saja, "Anda hanya melewatkannya." Kita hidup di jaman informasi. Lebih mudah penulis sekarang untuk mendapatkan informasi daripada penulis jaman dulu. Suratkabar, TV, dan apalagi sekarang sudah ada internet. Transportasi lebih mudah. Mau ke belahan dunia bisa naik pesawat terbang. Dulu cuma ada kapal laut. Problemnya adalah kita melewatkan informasi begitu saja. Ini adalah fenomena baru di dunia informasi. Kita cenderung membaca dengan cepat suatu headline demi headline. Jari-jari jemari kita dengan mudah mengganti channel TV. Akibatnya kita memperlakukan otak kita seperti tong sampah. Semua informasi masuk dan terbuang dengan cepat. Kita cukup bahagia dengan hanya sebatas mengetahui informasi.

Untuk mendapatkan ide dari semua yang Anda lihat atau dengarkan, Anda harus mengubah cara Anda memperlakukan informasi. Pada saat Anda membaca sesuatu. Berhenti. Benar-benar berhenti. Kemudian pikirkan apa saja yang bisa Anda lakukan dengan informasi itu. Imajinasikan. Biarkan pikiran liar Anda berkelana. Saat Anda membaca koran, ada ulasan tentang penyakit flu burung. Dari koran tersebut, Anda mengetahui bahwa virus tersebut tidak menular dari unggas kepada manusia secara langsung. Jika Anda berpindah ke berita lain, maka berita itu hanya menjadi berita.

Bagaimana jika Anda berhenti, dan kemudian menggunakan formula sakti "WHAT IF...."
Bagaimana jika penyakit tersebut menular dari unggas kepada manusia? Bagaimana jika muncul virus strain baru yang lebih berbahaya? Bagaimana jika virus itu sebetulnya telah menjangkiti suatu keluarga di suatu desa terpencil? Bagaimana jika kemudian ada pendatang yang kemudian tertular? Bagaimana jika pemerintah dan masyarakat panik dan menuduh keluarga itu memiliki virus menular yang perlu di basmi? Bagaimana Anda membayangkan ketakutan keluarga itu? Bagaimana jika anak keluarga itu memiliki teman yang kemudian dipisahkan paksa karena takut tertular? Bagaimana perjuangan ayah keluarga itu untuk melindungi anggota keluarganya? Dan seterusnya Anda bisa melanjutkan sendiri.

Semuanya hanya dari satu berita. Anda hanya perlu berhenti dan memikirkan apa saja yang bisa Anda lakukan dengan apa saja yang Anda lihat dan dengar. Anda tidak mau otak Anda menjadi tong sampah saja kan?
oleh Didik Wijaya

Event FF Valentien Day's...

Event FF Valentien Day's(20 Oktober)



Punya pengalaman pada tanggal 14 Februari??
Tidak hanya berpacaran dengan kekasih, barangkali hari itu adalah hari yang kamu benci, hari apesmu.
Ceritakan pengalamanmu pada hari itu dalam bentuk Flash Fiction (FF), yuukk!!

Ketentuan :
1.   Kisah nyata pada tanggal 14 Februari.
2.   Bergabung dengan grup “ANTOLOGI ES CAMPUR”. Ini linknya http://www.facebook.com/groups/107270029373005/

3.   Ditulis dalam wall grup “ANTOLOGI ES CAMPUR”. Tulisan maksimal 200 kata.
4.   Tulis dengan subjek : Pengalaman-Nama-Judul FF.
Contoh : pengalaman-Anisa Ae-Pink, Sebelum menulis atau memosting FF di wall.

5.   Posting note ini beserta FF-mu ke 25 temanmu termasuk AnisaAe Kepompong. link (http://www.facebook.com/profile.php?id=100001001795660).

6.   Dead Line sampai 20 Oktober 2011.
7.   Pengumuman FF terbaik tanggal 17 November 2011.
8.   150 karya terbaik akan dibukukan secara indie jadi tak ada royalty.
9.   2 naskah terbaik mendapat 1 buku bukti terbit.
10.   Hal-hal yang kurang dimengerti bisa ditanyakan di grup.^^

Yuuk..yuuk… ikutan yukk!!! :D

Manajemen Waktu untuk Menulis

Manajemen Waktu untuk Menulis


Manajemen Waktu untuk Menulis

Sobat  sering mengeluh nggak punya waktu luang untuk menulis? Kudu baca tips yang satu ini deh! Jangan sampai kita produktif menghasilkan alasan bukannya produktif menghasilkan tulisan, okeee?

1.   Luangkan waktu! Bukan menunggu waktu luang!

      Menulis butuh komitmen, kalau mengandalkan waktu luang yaa pasti nggak bakal nulis-nulis, jadi rumusnya... harus meluangkan waktu! Masa sih kalah sama para penulis yang udah berkeluarga, punya anak, punya kerjaan bejibun, pergi ke mana-mana, tapi bisa tetap menulis!  

2.   Menulis di tengah-tengah aktivitas rutin!
    Yang namanya rutinitas itu melelahkan, jadi.... selingi saja dengan aktivitas menulis! Misalnya, saat sedang mengerjakan tugas di kantor, membuat laporan keuangan laba/ rugi, ambil jeda sejenak, tuliskan uneg-uneg yang mengganjal di hati! Misal: "Gw lagi bikin laporan laba/ rugi perusahaan, menurut gw... mustinya tiap diri kita pun bikin neraca laba/ rugi amalan sehari-hari, jangan baru tau diri sendiri merugi pas udah ketemu malaikat!"

     Simpel kan? Tapi tulisan tersebut bisa membuat kita lebih memaknai rutinitas kita.
    Atau saat sedang makan siang, tuliskan ada kejadian apa aja sih selama perjalanan menuju tempat jajan! Contoh: "Menuju ke tempat nongkrong langganan untuk makan siang, aku ketemu tukang batagor yang gantengnya mirip Morgan Sm*sh! Aku beli batagornya, eeh nggak taunya rasanya aneh banget, gak seenak ngeliat muka abangnya, dasar cuma jual tampang! Bukan jual batagor..."

     Percaya deh! Kelak, tulisan-tulisan spontan dan ringan ini justru akan menjadi sumber ide berharga buatmu.   

3.   Setiap hari siap dengan pulpen dan buku di saku!
     Kalau nggak punya saku? Ya, simpan di tas!
    Ah, ribet... masa musti bawa buku-pulpen ke mana-mana! Ya sudah, pergunakan  memo di HP-mu untuk menulis! Permudah saja, jangan dipersulit! Oke? Intinya adalah, kamu tetap bisa menulis di mana pun dan kapan pun, nggak perlu nunggu nanti...

     Tau kan bedanya manusia sama komputer?
     "Kalo komputer ada tombol ENTER, kalo manusia... adanya ENTAR!"
     Kalo entar-entar terus, kapan nulisnya?  

4.   Menulis sebelum tidur!
    Setelah seharian beraktivitas, kita bisa meluangkan 10 menit sebelum tidur untuk menulis sejenak. Jangan lupa... manfaat menulis bisa bikin awet muda dan juga buat terapi hati loh! Jadi manfaatkan menulis untuk membersihkan lagi diri kita sehingga fresh esok harinya!

5.   Menyengaja menulis di tengah malam!
     Setelah Tahajud, bagus banget kalau kita manfaatin juga untuk menulis! Ide-ide cespleng sering mondar-mandir di sepertiga malam ini! Internetan aja lancar malem-malem... syaraf otak kita juga lancar tuh, apalagi kalau sebelumnya doa dulu mudah-mudahan Ia menghendaki kita jadi penulis besar, hmm...

6.   Menuliskan apa yang sedang kita minati!
    Rumus utama dalam melakukan sesuatu adalah “Cintai apa yang kau lakukan!”
    Tapi kalau ternyata kita nggak bisa se-ideal itu, yah sudah di balik saja... “Lakukan    apa yang kau cintai!”

    Mencintai sesuatu sama saja kita menaruh minat pada hal tersebut, jadi... alih-alih menganggap aktivitas menulis sebagai beban sehingga kita selalu beralasan "nggak punya waktu", mending jadikan hal-hal yang saat ini sedang amat kita cintai/ minati ke dalam sebuah tulisan!

     Misalnya saat ini kita lagi tertarik banget dengan yang namanya gempa dan tsunami, ya sudah tulis saja tentang hal itu! Atau, kebetulan kita lagi ngebet banget pengen nikah tapi belum dapet-dapet calonnya, ya udah... tulis aja tentang "Detik-detik penantian menuju pelaminan", hehe...

    Bagi peminat musik, tulislah tentang musik! Bagi peminat komik, tulislah sesuatu tentang komik, misalnya... manfaat komik dalam membangun mental pembacanya, atau... tulis fiksi mengenai penggila komik yang mendapat banyak pengetahuan justru dari komik, bukan dari buku pelajaran (nah loh...), itu cuma contoh looh!

     Yang jelas, menulis itu asyik, jadi tulislah apa yang menurutmu asyik untuk ditulis!

Yess! Nulis aahh...

Sumber : http://www.annida-online.com/artikel-2761-Manajemen%20Waktu%20untuk%20Menulis.html

Tips menulis dari Primadonna Angela (Penulis novel Teenlit dan Metropop)

Tips menulis dari Primadonna Angela (Penulis novel Teenlit dan Metropop)


Tips menulis dari Primadonna Angela (Penulis novel Teenlit dan Metropop)

sumber : http://vervain.blogspot.com belanglicious@gmail.com

Menulis itu gampang atau susah sih? Semua tergantung pola pikir. Kalau kamu beranggapan menulis itu mudah, maka ide akan berkeliaran di sekitarmu, menunggu untuk ditangkap. Malah kamu akan terus-menerus menulis, sulit berhenti! Akan tetapi kalau belum apa-apa kamu sudah melabeli menulis sebagai sebuah pekerjaan yang mahasulit, ya akan begitu juga jadinya.

Tiap orang punya cara masing-masing dalam menulis. Ada yang langsung dapat menemukan metode yang membuatnya bersemangat untuk berkarya, ada juga yang mentok dan baru menemukan pencerahan setelah membaca-baca tips atau buku mengenai kepenulisan. Semoga dengan membaca tips-tips di bawah ini, kamu jadi lebih semangat dalam menulis.
  1. Cari tahu mengapa kamu ingin menulis. Kalau perlu catat dan tempelkan di tempat yang kamu lihat setiap hari. Saat kecewa karena naskahmu ditolak penerbit atau mendapatkan komentar menyebalkan, ingat-ingat alasanmu menulis supaya tetap termotivasi.
  2. Perbanyak membaca dan latihan menulis. Practice does make perfect!
  3. Bikin target yang realistis agar kamu tetap semangat. (Satu halaman sehari, misalnya.)
  4. Disiplin! Kalau niatmu menulis untuk jadi profesional (atau minimal semi-pro lah), mana bisa hanya dengan mengandalkan mood. Kalau memungkinkan, buat jadwal khusus dalam sehari untuk menulis.
  5. Ciptakan suasana menulis yang mendukung. Bisa dengan menyetel lagu-lagu kesayanganmu, menyiapkan camilan serta minuman favoritmu sebagai penyemangat beraktivitas. Bisa juga dengan membereskan tempat khususmu menulis. Idealnya kita punya ruangan tersendiri untuk berkreasi dalam dunia tulis-menulis, tapi kalaupun tidak kita toh masih bisa menghiasi meja menulis kita dengan pernak-pernik unik serta menarik.
  6. Bawa buku catatan kecil ke mana pun kamu pergi. Begitu sebuah ide muncul, segera catat.
  7. Cara terbaik menghadapi writer’s block adalah dengan memercayai writer’s block itu hanya mitos. Kebingungan mereka plot? Kan bisa disiasati dari awal dengan membuat kerangka.
  8. Bedakan writer’s block dengan kejenuhan dalam menulis. Kadang seorang penulis harus “mengendapkan” naskahnya sebentar dan bersosialisasi atau bermeditasi, apa pun yang bisa membuatmu kembali segar.
  9. Cari tahu kelebihanmu apa. Bidang apa yang paling kamu kuasai? Misalnya kamu kuliah di bidang kedokteran. Akan lebih alami bagimu menulis kisah mengenai seorang dokter dan bukannya seorang pengacara.
  10. Hindari menulis mengenai diri sendiri. That’s what diaries are for! Boleh-boleh saja menulis berdasarkan pengalamanmu, tapi ingat kata-kata Tom Clancy: The difference between fiction and reality? Fiction has to make sense.
  11. Ikuti berbagai kegiatan dan perbanyak temanmu. Dengan memperluas pergaulan, kamu bisa mendapatkan inspirasi dari mereka. Pengetahuanmu juga akan bertambah. Lumayan tuh, untuk background information bagi karyamu.
  12. Cari sahabat sesama penulis, agar bisa saling memberi dukungan dan masukan. Jauhkan pikiran untuk berkompetisi atau apa pun lah. Iri karena sahabatmu sudah menghasilkan tulisan dan kamu belum? Tenang saja. Kalau kamu tekadnya kuat dan tetap disiplin, someday, your time will come.
  13. Kalau ingin menjadi penulis profesional, pikirkan untuk berinvestasi membeli KBBI alias Kamus Besar Bahasa Indonesia juga kamus tesaurus. Selain menambah kosa katamu, kamu juga bisa mengecek ejaan kata yang membuatmu bingung. Seorang penulis yang baik seharusnya mempermudah kerja editor dengan cara memoles naskahnya secantik dan sesempurna mungkin. Menulis dengan ejaan yang tepat dan tata cara yang benar akan membuat naskahmu jadi lebih rapi dan enak dibaca.
  14. Saat ingin menerbitkan buku, pelajari dulu karakteristik sebuah penerbit sebelum mengirimkan naskahmu ke sana. Caranya bagaimana? Baca beberapa buku penerbit tersebut. Kalau “nadanya” mirip-mirip dengan karyamu, berarti ada kemungkinan naskahmu akan diterbitkan mereka.
  15. Tulisanmu ditolak? Biasa. Bahkan penulis sekaliber Stephen King pun sering ditolak di masa mudanya. Tetap berusaha. Ada banyak koran/majalah/tabloid/penerbit di luar sana.
  16. Kalau capek menerima penolakan, kamu bisa mempertimbangkan untuk menerbitkan sendiri karyamu.

Tetap semangat dalam menulis!
Primadonna Angela

Tips menulis dari Isman H Suryaman

Tips menulis dari Isman H Suryaman


Tips menulis dari Isman H Suryaman


(penulis buku Bertanya Atau Mati dan Flash Fiction : Jangan Berkedip)
 http://bertanyaataumati.blogspot.com

Pojok Penulisan Kreatif: Membuat Cerita Lebih Berbobot

Bagaimana cara membuat cerita kita jadi lebih berbobot?
Mungkin akan terdengar membosankan, tapi jawabannya adalah: menguatkan dasar-dasar penulisan kreatif.

a) Penggunaan tanda baca dan diksi
Menguasai tanda baca bukan sekadar tahu di mana menaruh titik, koma, tanda kutip dan kawan-kawan. Melainkan juga paham fungsinya. Misalnya, koma memberikan jeda. Sementara titik menyuruh kita berhenti dan menyatukan makna kalimat yang kita baca.

Pengolahan diksi juga bukan sekadar menggunakan kata-kata yang terasa indah. Atau pengulang-ulangan. Namun juga bagaimana menyampaikan cerita agar terasa mengalir. Dan terbayang jelas di benak.

Jangan sembarangan memanjangkan kalimat dengan merantai-rantai koma. Atau lupa diri membumbui kalimat dengan kata-kata indah. Karena bisa membuat pembaca kehabisan napas.

Napas? Ya, ada yang namanya napas membaca.

b) Menyamakan napas membaca (bermain pewaktuan)
Dalam menari berpasangan, kita akan diajarkan untuk menyamakan napas dengan pasangan kita. Menulis juga sama dengan berdansa. Kita perlu menyamakan napas dengan pembaca. Kalau kita terus-menerus membawa pembaca dengan alur cepat, mereka bisa ketinggalan langkah.

Cobalah ingat saat kita asyik membaca cerita. Cerita serasa berputar di benak kita. Menari. Ketika kita harus membalik halaman untuk membaca sekali lagi, keasikan itu terganggu. Tarian di benak kita berhenti. Terpaksa mulai lagi dari berpegangan tangan dan melangkah.

Dan itu meliputi juga dua bagian berikut;

c) Menguntai paragraf
d) Menyajikan alur cerita

e) Penokohan dan interaksi antartokoh
Inilah faktor utama pengait emosi pembaca. Plot kita bisa sederhana saja: cinta antara dua orang manusia. Tapi dengan tokoh yang kuat, pembaca bisa tetap memiliki keterkaitan emosi yang hebat.

Apa hubungannya lima poin di atas dengan cerita yang lebih berbobot? Memangnya, apakah definisi berbobot bagi kamu?

1) Apakah menulis cerita yang tidak pernah dipikirkan orang sebelumnya?
2) Apakah menulis plot yang begitu kompleks agar pembaca bingung dalam memahaminya?
3) Atau apakah menulis suatu cerita yang berisikan suara khas kita, penulisnya? Sehingga karya ini menjadi otentik?
Bagi saya, cerita berbobot itu adalah yang ketiga. Cerita jenis pertama sudah tidak ada lagi di dunia. Dan jenis kedua pasti berhasil dalam tujuannya: membuat bingung.
Pendekatan untuk Penilikan Naskah
Berhubung sejumlah pertanyaan sama kerap bermunculan berkaitan penerbitan, saya mendirikan pojok ini agar dapat memberikan gambaran akan jawabannya. Jangan sekadar terima begitu saja, karena penerbitan karya adalah suatu pengalaman yang bisa berbeda-beda bagi setiap orang.

Aku pernah ngirim naskah ke [nama penerbit], tapi belum ada konfirmasi juga. Saya baru telepon lagi namun disuruh menunggu. Memang berapa lama prosesnya,ya? Apa sampe empat bulanan?
Rata-rata, penilikan naskah itu memang tiga bulanan. Tergantung dari kesigapan tim redaksi dan jumlah naskah yang masuk, waktu penilikan ini bisa lebih singkat (ada yang hanya dua minggu) atau memanjang (ada yang sampai lima bulan baru konfirmasi).

Kuncinya di sini: proaktif. Saya selalu menekankan pada para penulis yang ingin mulai menerbitkan buku, agar saat menyampaikan naskah itu berkenalan dulu dengan salah satu editor dari redaksi bersangkutan. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan kontak yang jelas (ada nama jelas dan wajah yang kita ingat, bukan sekadar nama generik seperti Editor Fiksi).
Dengan begitu, kamu bisa selanjutnya menghubungi orang tersebut untuk mengonfirmasi status naskah setelah, sebagai contoh saja, dua minggu.

Aku sering menanyakan tapi selalu diminta menunggu. Bagaimana nih?
Setiap kali menanyakan status konfirmasi, jangan sekadar mencari jawaban "Sudah" atau "Belum" saja. Lebih penting adalah mengetahui prosesnya. Jika dikatakan belum selesai, tanyakan saja dengan sopan, perkembangannya sampai mana. Dan kalau boleh tahu, prosedur penilikannya seperti apa, agar kamu memiliki gambaran sudah sejauh mana prosesnya.

Penerbit yang kredibel akan memberitahu secara jujur dan tidak akan mencari-cari alasan.

Contoh jawaban kredibel:
"Oh, proses penilikan naskah di sini perlu disetujui minimal dua editor dulu. Sejauh ini baru satu editor yang menilai ada potensi. Jadi, kalaupun ada kesepakatan, mungkin perlu revisi besar-besaran. Gimana?"
"Maaf, banyak naskah yang ngantre nih. Dalam dua minggu terakhir ada sekitar 200-an yang masuk. Jadi naskah Mas belum sempet kami baca."
Contoh yang meragukan:
"Ya, sama lah kayak penerbit-penerbit lain. Masa gitu aja nggak tahu?"
"Naskah kamu lagi dibicarain, kok. Tunggu, lah. Sekitar dua minggu lagi pasti ada kepastian." (Catatan: kalau dua minggu lagi ngomongnya masih sama, akan semakin meragukan)

Contoh yang sangat meragukan:
"Bentar. (terdengar suara teriakan di latar belakang) Wooooi! Ada yang tahu kabar naskah [nama kamu] nggak? Hah? Lu pake buat ke belakang!?"

Tapi tiga bulan itu kelamaan. Boleh nggak, aku kirim naskahku ke beberapa penerbit sekaligus. Kan menghemat waktu, tuh?
Saya sarankan tidak. Karena mengirimkan naskah yang sama ke beberapa penerbit sekaligus itu tidak etis. Bagaimana jika satu penerbit menghubungi kamu karena tertarik, tapi jawaban kamu adalah, "Wah, maaf, saya sudah menerima tawaran dari penerbit lain." Berarti editor/redaksi penerbit yang menghubungi kamu itu sudah membuang-buang waktunya untuk menilik naskah kamu. Ini pun tidak adil bagi para penulis lain yang naskahnya diantrekan setelah kamu.

Lebih baik, tentukan beberapa penerbit yang kira-kira sesuai dengan tujuan/idealisme kamu. Terus urutkan prioritasnya. Kirimkan naskah dan konfirmasikan status penilikannya secara rutin. Tariklah naskah kamu jika merasa tidak ada perkembangan pasti menuju suatu kerja sama. Dan tawarkan ke penerbit berikutnya.

Akan lebih baik lagi jika di antara menunggu konfirmasi itu, kamu sudah mulai menulis draf untuk buku berikutnya.

Kalau saya punya lebih dari satu naskah, gimana? Apa lebih baik ditawarkan ke penerbit sama sekaligus?
Kalau Anda sudah pernah bekerja sama dengan penerbit itu dan merasa cocok, silakan. Namun, jika belum, lebih baik tidak. Karena nama kamu belum dikenal di penerbit tersebut, kemungkinan naskah kamu akan tetap diantrekan. Sehingga waktu penantiannya bisa lama. Belum nanti bisa bingung untuk menanyakan status masing-masing naskah.

"Naskah yang mana?" tanya sang editor.
"Yang settingnya kerajaan, tentang cinta bertepuk sebelah tangan antara pangeran dan kodok."
"Yang kodoknya ternyata laki-laki, ya?"
"Bukan, yang kodoknya lebih suka sama angsa."
"Saya jadi pusing, nih dengernya."
"Bukan, dialog itu sih di naskah satu lagi, yang tentang kuda sama putri."
"Nggak, saya benar-benar pusing nih."
"Nah, betul. Yang ada dialog itu. Yang--lho. Halo? Halo?"

Saran saya: tawarkan saja masing-masing naskah ke penerbit berbeda.

LOMBA MENULIS CINTA MEMBACA

LOMBA MENULIS CINTA MEMBACA

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Mungkin banyak di antara kita yang sok sibuk hampir tidak punya waktu untuk membaca, dengan alasan sibuk, terburu-buru mengejar deadline atau memang sama sekali tidak berminat untuk membaca. Yang lebih memperihatinkan lagi, ada yang berkomentar: “Saya tidak suka membaca!” Wah, kalau yang ini sih sebaiknya jangan ditiru, sebab semua orang sukses pasti gemar membaca. Ya iyalah, gimana bisa dapat ilmu kalau tidak mau membaca! Bahkan hampir semua pejuang juga suka membaca. Bukankah Kartini menjadi pahlawan juga karena dia itu cerdas dan suka membaca buku?

Nah, untuk menumbuhkan minat baca yang tinggi dari masyarakat, kami dari LRS chapter Tegal bekerjasama dengan Leutika Prio mengajak para penulis untuk mengikuti Lomba Menulis Cinta Membaca. Diharapkan dengan adanya even ini, buku dari hasil lomba ini mampu menggairahkan pembaca menjadi lebih gemar/cinta membaca sebagaimana kecintaan para pejuang terhadap buku. Tulis kisah-kisah kamu yang mampu menginspirasi orang lain untuk rajin membaca. Kami yakin bahwa ada banyak cerita yang mampu menggugah setiap hati insan untuk lebih cinta membaca.

Even ini dalam rangka syukuran, menyambut hari jadi terbentuknya LRS chapter Tegal pada tanggal 1 November 2010 silam, sekaligus memperingati hari pahlawan. Sekedar mengingatkan kita bahwa para pahlawan juga ternyata suka membaca. Itu artinya sebentar lagi usia LRS chapter Tegal genap satu tahun. Selama ini kami belum bisa memberikan sesuatu yang berarti buat meramaikan dunia literasi. Semoga kondisi LRS chapter Tegal yang masih ringkih segera bisa teratasi dan semakin bisa mencerahkan dan memberi arti bagi sesama, terutama dunia baca.

Ok, tak perlu berpanjang-panjang kata. Yuk ikutan lomba ini! Jadilah satu dari sekian banyak orang yang mampu memberi manfaat lewat tulisan, lewat cerita-cerita penggugah minat baca. Jadilah pembaca yang cerdas!

Syarat dan Ketentuan Lomba:

1. Naskah adalah kisah nyata berisi tentang pengalaman yang tak terlupakan hingga mengubah gaya hidup, yang tadinya alergi/enggan membaca, namun jadi pecandu buku/bacaan setelah melihat/ mendengar/merasakan/membaca sesuatu. Boleh cerita sendiri ataupun orang lain.

2. Naskah diketik di Microsoft.Word 2003/2007 dengan format Times New Roman 12, margin normal, spasi 1,5. Minimal 4 halaman dan maksimal 5 halaman A4.

3. Menggunakan bahasa Indonesia yang ringan dan mudah dipahami.

4. Ada nilai tambah jika menyertakan tips atau kiat cinta membaca di akhir naskah. Naskah dikirim ke email: lrs.tegal@gmail.com  dalam bentuk attachment (tidak diletakkan di badan email). Dengan subjek "Cinta Membaca-Judul Naskah-Nama Penulis"

5. Peserta mencantumkan biodata singkat dalam bentuk narasi maksimal 250 kata di akhir naskah. Lengkapi dengan nama lengkap, nama pena, alamat FB, dan sertakan nomor handphone yang bisa dihubungi. Sertakan pula prestasi menulis yang telah dicapai, jika ada.

6. Naskah yang dikirimkan belum pernah di publikasikan di media manapun.

7. Peserta hanya mengirimkan satu naskah.

8. Memposting info lomba ini di Note FB masing-masing (hanya info lomba ini dan bukan naskah yang dikirim) beserta banner LRS chapter Tegal dengan mentag FB LRS Tegal (http://www.facebook.com/lrs.tegal ), Futicha Turisqoh II (http://www.facebook.com/puput.happy ), dan minimal 20 teman lainnya.

Ketentuan Lainnya:

1. Lomba ini dimulai sejak tanggal 25 Agustus dan berakhir 1 November 2011 pukul 23.59 WIB.

2. Naskah terbaik (diambil 30 pemenang) akan dibukukan dan mendapatkan 1 paket penerbitan regular dari Leutika Prio (gratis!)

3. Masing-masing pemenang akan mendapatkan satu eksemplar buku Leutika Publisher.

Pengumuman pemenang akan diumumkan pada tanggal 10 November 2011 melalui postingan FB kami maupun pemberitahuan langsung kepada email masing-masing pemenang.

Naskah menjadi hak milik panitia. Keputusan juri bersifat mutlak, tidak dapat diganggu gugat. Ayo isi hari-hari kita dengan membaca dan hal-hal yang bermanfaat, salah satunya dengan berbagi kisah inspiratif yang mampu memotivasi pembaca untuk semakin cinta membaca.

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Penyelenggara:
LRS Chapter Tegal dan Leutika Prio

DIJUAL TANAH DAN RUMAH(ADA BANGUNAN SARANG BURUNG WALET)


DIJUAL TANAH DAN RUMAH(ADA BANGUNAN SARANG BURUNG WALET)

Tanah dan rumah dalam kota Rengel dengan luas 1473 m2. Status tanah, hak milik bersertifikat. Tempat strategis untuk membuka bisnis. Pinggir jalan raya lintasan Tuban-Bojonegoro. Dekat dengan kantor Bank diantaranya Bank BRI, Bank mentari dan Bank Ulintha Ganda. Dekat dengan masjid besar AL-GHOZALI Kira2 25 m. Dekat dengan wisata GOA NGERONG. Dekat dengan Pasar Baru Rengel.
Harga bisa di NEGO. Kalau berminat segera Hub. ALI ARIFIN Telp. 085 235 285 125 (Tidak menerima SMS).
Dengan alamat: Jl. Raya Rengel No. 110 RT 01 RW 01 Desa Rengel-Kec. Rengel-Kab. Tuban-Jawa Timur.
Di jamin strategis dan sukses untuk mengembangkan bisnis anda dan meraih masa depan yang cerah.

kumpulan puisi cinta


Dekat Di Hati

Tiga bulan silam berganti
Suasana ramai jadi sepi
Unjuk gigi tak ada lagi
Canda.,.
Tawa...
Hanya terukir di tembok teras ruangan ini
Sedih akan puruknya nilai
Tergambar di bangku berserakan ini
Berpelukan kerana kepedihan dan keindahan
Tergores di hati

Kau jauh di pandangan mata
Kau tempuh asa yang tertunda
Kau kobarkan semangat membara
Kau tumpahkan pengorbanan tak bertuah
Tuk menggapi cita yang terukir indah
Di naungan rencana besarmu

Aku tak dapat mengelak
Rasa rindu di bangku sekolah
Rasa pilu sejak mengenal cinta
Rasa bangga akan prestasi yang ada

Aku rindu kalian
Rindu serindu-rindunya
Aku ingin bertatap muka dengan kalian
Kenanganmu dekat dihati
Wajahmu melekat di jiwa
Goresan pertolonganmu tak dapat terhapus

Kawan,
Semoga rasa ini terbalas
Di isyarat dekapan hatiku
Yang rindu akan kalian
Menatapku lara disini

















Aku Rela

Aku dengar curahan hatimu
Lara akan tergelimut materi
Terjerat kerana dia pergi
Lari dari kenyataan hidup

Kau tiupkan ikhtiar
Tak cukup melunasinya
Kau teteskan air mata
Penyesalan tak ada gunanya

Tak kuasa hati menahan
Mata bercucuran air kepedihan
Jiwa tergoyah tuk korbankan semua
Sebagai anak eka dari lelaki durjana

Aku rela
Organ tubuhku terurai
Terjual tuk bebaskan materinya
Aku rela
Nyawaku melayang
Buat dia tersenyum
Sirna datangkan kebahagiaannya





Meskipun Sakit

Hatiku tak kuasa menahan
Air mata kepedihan bercucuran
Gejolak jiwa menggelimuti pikiran
Kala dia sujud berpinta padaNya
Atas puing-puing hutang merajam di benak sucinya
Suara rintih menyakiti hidupnya
Aku tak berani menyapanya
Ragaku menapaki Tuk taruhkan organku
Biar hutangnya lunas
Biar dia torehkan senyuman di kehidupan
Biar dia lebih mantapkan bermunajat padaNya
Meskipun disini sakit
Terkait di tubuhku
Meskipun organku sirna tak bersisa
Aku hanya ingin dia hidup bahagia
Di dunia yang selalu terselimut lara
Meraih asanya di nirwana








Dusta yang Terawat

Sejak aku mengenal cinta
Nurani tergoyah
Semua waktu terlupakan
Seluruh jiwa ku korbankan
Saat kata terucap
Dusta terungkap
Raga ria melakoni
Penyesalan hati
Hanya sedetik jantung berdetak

Ku arungi cinta
Ku rawat dusta
Ku hina dihadapannya
Ku bangga dia bahagia
Dusta membuat dia terluka

Dusta ini
Telah melekat di hati
Jadi kebiasaan makanan hari
Sampai aku mati
Tetap seperti ini






Jika Itu Jodoh

Sulit ku merauk hatinya
Sakit ku tancapkan panah untuknya
Remuk jasadku tanpa dirinya
Sirna jiwaku bila tak bersamanya
Bila Sang Maha Cinta memutar takdirku
Membelai hatinya
Tak aku siakan kesempatan itu
Tuk persunting dia
Jika itu jodoh untuk kehidupanku

 
Malam 1000 Bulan

Jelang mega merah maghrib
Sejuk berhembus
Lantunan suara hewan malam diam
Angin bertiup sepoi
Tumbuhan tunduk mengalun
Rembulan bersinar terang
Rasi bintang seakan bertasbih
Awan tebal tanpa mendung
Seakan semua bersujud padaNya

Lantunan tadarus menyapa
Manusia tertidur pulas
Lupa akan kesunahan bulan umat muhammad
Terhipnotis suasana malam ini

Apa ini?
Malam tak ada makhluk yang tahu menahu
Malam ijabahnya puing-puing do'a
Malam para malaikat turun membawa nur
Malam kala ALLAH menurunkan keajaiban
Yang belum pernah Dia turunkan
Malam 1000 bulan
Malam indah, hening nan tenang




Mudik

Penuh...
Berdesak-desakan...
Aku alami disini
Di gerbong kereta api KRD

Menangis...
Tertawa...
Terlihat di semua arah pandang
Kala aku berdiri disana
H-5 mudik bersama
Penuh antrian tiket
Bak ada gula ada semut
Suasana ini...
Buatku terinspirasi
Dan selalu ingin mudik kembali
Di hati penuh dosa ini









Jika Aku Pulang

Telah jauh ku berjalan
Menapaki jejak kehidupan
Mengarungi sang waktu
Merasakan pahitnya pujian
Hanya tuk memetik bintang
Teruntukmu
Meraih asa sang rembulan
Itu hanya untukmu

Sambutlah
Dengan senyuman bahagia
Jika aku pulang
Sentuhlah ragaku
Usap peluh kesalku
Ringankan beban di pundak hitamku
Hilangkan letih dengan belaian cintamu
Jika aku pulang

Ku berpinta,
Kau jadi tempat sandaran hatiku
Di kepenatan jasadku
Ku bertahta,
Kau tempatku berhenti abadi
Tuk tenangkan jiwaku
Yang goyah akan iman
Rapuh akan islam
Linglung tentang ihsan


Menyambut Kemerdekaan

Tinggal menghitung hari
Mengurai benih suci
Melebur puing-puing dosa
Atas amalan terlaksana indah
Tertib membawa berkah

Baju, celana dan peci serba baru
Adonan kue membelenggu
Wadah toples bersatu padu
Bingkisan parsel terhias elok
Atap rumah bersih tersapu
Dindingnya setebal kue bolu
Lantai licin bak cermin hias
Semua mereka lakoni
Menyambut jasad kembali bayi
Tuk umat nabi akhirizamani
Di hari nan fitri







Rencanaku...

Ku awali dari pegawai bawahan
Ku buat gaji tuk beli inspirasi
Ku sebarkan benih literasi
Sampaikan ke dunia
Bahwa aku penulis amatir masa kini

















Terlintas Dia

Disini,..
Di gerbong tengah menepi
Menunggu tempatku berhenti
Lemah berbaring
Letih meruncing
Saat itu gerbong istirahat sejenak
Di kantukku...
Dia tersenyum di depanku
Duduk manis disampingku
Tapi hanya bayangan semu di retina
Terlintas raut wajahnya
Terlintas dia yang dulu menyakitiku

Kenapa setiap detik berganti
Mataku tak bisa jika tak melihatnya
Mungkin ini
Rinduku yang tak terbalas di helai nafas
Melarakanku saat semua berakhir patas